Jumat, 20 Februari 2015

PPI Belanda Kecewa Presiden, Desak KPK-Polri Fokus Berantas Korupsi

PPI Belanda Kecewa Presiden, Desak KPK-Polri Fokus Berantas Korupsi - Jakarta - PPI Belanda mendesak KPK-Polri agar fokus pada pemberantasan korupsi dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan atau golongan.

PPI Belanda mendukung langkah Presiden Jokowi membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri, serta mendesak DPR RI untuk melakukan uji kelayakan secara obyektif untuk mendapatkan calon Kapolri baru yang berintegritas dan memiliki rekam jejak bersih.

PPI Belanda juga menyatakan kecewa dengan respon lambat Presiden dalam menangani kasus ini dan berharap di kemudian hari Presiden tidak berlarut-larut dalam menentukan kebijakan.

Demikian pernyataan sikap Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda melalui siaran pers yang diterima detikcom di Den Haag, Jumat (20 Februari 2015).

Selengkapnya:



  1. Mendukung langkah Presiden Joko Widodo membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. PPI Belanda dengan ini juga mendesak DPR untuk melakukan uji kelayakan secara obyektif guna mendapatkan calon Kapolri baru yang berintegritas dan memiliki rekam jejak bersih.
  2. Mendukung langkah Presiden Joko Widodo mengangkat tiga orang Plt. pimpinan KPK sebagai upaya mempertahankan kinerja KPK dalam pemberantasan korupsi, menanggapi status tersangka yang dikenakan pada beberapa pimpinan KPK.
  3. Kecewa dengan respon lambat Presiden Jokowi dalam menangani kasus ini. Kami berharap di kemudian hari Bapak Presiden tidak berlarut-larut dalam menentukan kebijakan.
  4. Meminta KPK untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang sedang ditangani, termasuk untuk memperbaiki sangkaan terhadap Budi Gunawan. Dengan demikian, kasus tersebut dapat diproses lebih lanjut.
  5. Meminta Polri menyelesaikan kasus-kasus pidana dengan lebih baik dan sesuai prosedur, serta menuntaskan kasus yang disangkakan terhadap pimpinan KPK sebelumnya, yaitu Bapak Bambang Widjojanto dan Bapak Abraham Samad.
  6. Meminta Pemerintah dan DPR untuk dapat lebih sigap dan cepat dalam memperbaiki Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang dapat meningkatkan pemberantasan korupsi.Hal ini diharapkan dapat menghilangkan kemungkinan terjadinya konflik antar lembaga penegak hukum, sehingga perselisihan antara KPK dan Polri tidak terulang.
PPI Belanda menyampaikan pernyataan sikap ini setelah memperhatikan berbagai peristiwa yang terjadi selama sebulan terakhir terkait dengan penunjukkan calon Kapolri, yang berlanjut pada konflik yang melibatkan KPK dan Polri.

"Pernyataan sikap ini dibuat dan disampaikan sebagai bentuk aspirasi dan dukungan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia," demikian PPI Belanda.

PPI Belanda Kecewa Presiden, Desak KPK-Polri Fokus Berantas Korupsi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Malemjumat

0 komentar: